Siapa yang tak ingin sehat hidupnya??? setiap orang pasti akan menggeleng jika dihadapkan pada pertanyaan semacam itu.
Setiap orang pasti ingin SEHAT.
Tapi bagaimana mungkin???? begitu kebanyakan orang meragukannya. Dalam kondisi gaya hidup dizaman Modern ini, hampir dipastikan akan mengalami kesulitan yang amat besar untuk menemukan makanan yang dapat menunjang kesehatan.
Betapa tidak, kita dengan mudah dapat mengkonsumsi makanan-makanan instan hampir disetiap sudut rumah bahkan.
Kita dulu mengenal ada penyakit orang kaya, ada penyakit orang miskin (ada-ada saja ya), penyakit orang kaya itu ya kolesterol, jantung dan lain-lain yang memakan biaya banyak kalau diobati, sementara penyakit orang miskin ya flu, panu (he he he) dan lain-lain yang mengobatinya cukup dari warung dekat rumah.
Tapi kini, penyakit itu tidak lagi kenal kaya atau miskin, siapapun bisa disambangi penyakit-penyakit elit, sekalipun ia bukan dari golongan berduit. Kenapa begitu???? Ya, karena itu tadi "GAYA HIDUP". Kita memakan berbagai jenis makanan, baik pokok maupun tidak pokok, tanpa sikap kritis.Pokoknya yang penting enak dimulut dan enak dikantong.
Nah, bagaimanakah dengan Anda? begitu juga kah? semoga tidak ya...
Beruntunglah karena belakangan ini kita mulai sadar akan hidup sehat karena Kesehatan merupakan nikmat yang tidak ternilai harganya. Agar tercapai tujuan kita menjadi sehat maka
kita perlu memperhatikan makanan yang di konsumsi. Sebisa mungkin
berbagai makanan tersebut tidak mengandung bahan-bahan kimia
sintetik yang apabila terakumulasi dalam tubuh kita akan berbahaya bagi
kesehatan. Termasuk diantaranya dalam mengkonsumsi ayam. Atas dasar
inilah maka kami sejak tahun 2010 telah mengembangkan riset dan
eksplorasi terhadap manfaat berbagai ekstrak tanaman herbal sebagai
prebiotik alami untuk pakan tambahan ayam broiler kami. Kualitas daging
ayam setelah diberi pakan tambahan herbal TANPA pemberian
antibiotik, vaksin dan berbagai vitamin sintetis lainnya ternyata lebih
baik daripada daging ayam biasa. Daging ayam herbal lebih gurih dibanding ayam broiler biasa dan juga tidak amis, rendah lemak dan kolesterol (lihat data Hasil Uji Laboratorium), lebih kaya protein serta tekstur dagingnya yang lebih halus dan padat.
